semua ilalang yang terbilang besar tak pernah luruh dari sepiku.
pagi itu dua orang muda bertanya, ' apakah nasib selalu begitu? dan mungkinkah Tuhan menutup matanya setengah jari terhadap hidup?'
Barangkali argumen itu menggelikan dada, tapi itulah realita zaman yang membuat orang takabur dan luntur imannya.

0 komentar: